Persamaan dan Perbedaan Komponen Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di SDN Kota Kulon 01 Bondowoso

Authors

  • Fatik Lutviana Anggraini Institut Agama Islam At Taqwa Bondowoso Author
  • Ansori Ansori Institut Agama Islam At Taqwa Bondowoso, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.18081292

Keywords:

Perbandingan Kurikulum, Kurikulum 2013 (K13), Kurikulum Merdeka, Tujuan Pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persamaan dan perbedaan antara komponen K13 dan kurikulum mandiri, termasuk: tujuan pembelajaran, isi materi, strategi pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan penelitian ini bersifat deskriptif dengan penjelasan rinci tentang objek fenomena yang terjadi. Penelitian ini juga menggunakan penelitian lapangan. Penelitian lapangan adalah jenis penelitian di mana peneliti mengunjungi lokasi penelitian secara langsung untuk memperoleh data yang diperlukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung dengan siswa, guru, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan tujuan pembelajaran merujuk pada kata kerja turunan, penyampaian isi materi melalui dukungan buku pemerintah, strategi pembelajaran yang berorientasi pada partisipasi aktif siswa, dan evaluasi pembelajaran yang dilakukan secara menyeluruh. Perbedaan antara kedua kurikulum terletak pada bentuk tujuan pembelajaran. Kurikulum 2013 merujuk pada indikator kompetensi dasar, sementara Kurikulum Merdeka merujuk pada unsur-unsur hasil belajar. Materi pelajaran Kurikulum 2013 berbasis tematik, sedangkan Kurikulum Merdeka berbasis mata pelajaran. strategi pembelajaran Kurikulum 2013 menerapkan pembelajaran kooperatif, sedangkan Kurikulum Merdeka menggunakan pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi pembelajaran Kurikulum 2013 dinilai dari aspek penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan, sedangkan Kurikulum Merdeka dari penilaian diagnostik, formatif, dan sumatif.

References

Anas, Z., & Supriyatna, A. (2014). Hitam Putih Kurikulum 2013. Al Mawardi Prima.

Basrowi, & Suwandi. (2009). Memahami Penelitian Kualitatif. Rineka Cipta.

Ibrahim, M. M. (2013). Implementasi Kurikulum 2013 (Rekonstruksi Kompetensi, Revolusi Pembelajaran, Dan Reformasi Penilaian). Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. https://repositori.uin-alauddin.ac.id/22438/

Khoirurrijal, Fadriati, Sofia, Makruff, A. D., Gandi, S., Muin, A., Tajeri, Fakhrudin, A., Hamdani, & Suprapno. (2022). Pengembangan Kurikulum Merdeka. Literasi Nusantara Abadi. https://repository-penerbitlitnus.co.id/id/eprint/442/1/Pengembangan Kurikulum Merdeka.pdf

Mawardini, I. D., & Sajjad, A. M. (2023). Menelaah Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan Kurikulum Merdeka. Islamic Elementary School (IES), 3(1), 60–72. https://doi.org/https://doi.org/10.55380/ies.v3i1.471

Prihantini, P. (2017). Kajian Ide Kurikulum 2013 PAUD dan Implikasinya dalam Pengembangan KTSP. Cakrawal Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.17509/cd.v8i2.10535

Sugiyono, & Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Downloads

Published

2025-06-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Persamaan dan Perbedaan Komponen Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di SDN Kota Kulon 01 Bondowoso. (2025). Alfikr: Journal of Islamic Studies, 1(1), 40-51. https://doi.org/10.5281/zenodo.18081292